Politeknik Indonusa Surakarta Adakan Pengabdian di Sragen

Politeknik Indonusa Surakarta Adakan Pengabdian di Sragen

SRAGEN – Politeknik Indonusa Surakarta bekerja sama dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sragen. Mitra pengabdian yang dipilih yakni Yudhi Mebel di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang. Setelah dilakukan survei dan diskusi mitra, tim menemukan berbagai permasalahan. Pertama, mebel yang diproduksi belum banyak dikenal masyarakat. Kedua, metode promosi dan pemasarannya masih menggunakan cara tradisional.

Ketiga, pengelolaan keuangan belum menggunakan pembukuan yang baik dan tidak tertib, sehingga sulit mengontrolnya. Keempat, variasi produk sedikit. Kelima, kurangnya tenaga kerja yang diserap oleh industri kecil menengah (IKM) Yudhi Mebel. Dan terakhir keenam, kesulitan mendapatkan modal tambahan.

Kegiatan yang dilakukan adalah “Pelatihan manajemen marketing era digital bagi perajin mebel di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen”. Ketua pelaksana kegiatan Edy Susena, M.Kom menyampaikan, Yudhi Mebel merupakan usaha yang dilakukan masyarakat. Bergerak dalam finishing dan penjualan mebel.

Dalam kegiatan ini, tim melibatkan Anista Yulia Ratnawati, S.Kom, M.M dan mahasiswa program studi D3 manajemen informatika. ”Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi kepada masyarakat dalam membantu melancarkan bisnisnya,” tutur Edy.

Kegiatan PKM dilaksanakan selama sebulan ke depan. Dimulai pada 9 Juli sebagai acara pembukaan. Agenda kegiatan PKM, yakni pelatihan pengelolaan website promosi, pelatihan penggunaan sistem keuangan, dan pelatihan desain mebel dengan komputer.

Menurut Edy, menyongsong era revolusi industri 4.0 ini, perlu kolaborasi antara pendidikan tinggi dengan pelaku bisnis. Khususnya yang berada di pedesaan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan penjualan. ”Sudah kewajiban saya dan teman-teman mahasiswa terjun ke masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah ini,” kata Edy.

Dengan kegiatan PKM tersebut, diharapkan agar Yudhi Mebel dapat mengembangkan area penjualannya. Tidak hanya lokal Sragen saja, tetapi juga merambah tingkat nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, penggunaan sistem keuangan berbasis komputer diharapkan kondisi keuangan dapat tercatat dengan baik dan terpantau dengan jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *